Pelatih Arema Maklumi Blunder Made Wardana

– Andai saja kiper Made Wardana tak melakukan blunder, mungkin Arema Cronus tak perlu capek-capek memenangkan pertandingan lewat drama adu penalti. Meski demikian, pelatih Joko Susilo menegaskan bahwa dirinya tak menyalahkan Made. Hingga menit ke-62, Arema tercatat masih unggul 2-1 atas Pusamania Borneo FC (PBFC). Tapi sebuah blunder dilakukan Made Wardana di menit ke-64. Made gagal mengantisipasi tendangan Herman Dzumafo yang sebenarnya sangat lemah. Skor berubah sama kuat 2-2. Pertandingan dilanjut adu penalti. Dalam fase ini, Singo Edan menang 5-4. Skor akhir 7-6 membuat Arema lolos ke semifinal dengan status juara Grup E. “Kesalahan kiper saat mengantisipasi gol Dzumafo itu hal yang biasa,” terang Joko Susilo usai pertandingan. Arema memuncaki Grup E dengan delapan poin. Sedangkan PBFC duduk sebagai runner up dengan lima angka. “Evaluasi sudah kami catat. Tapi baru akan kita sampaikan saat latihan berikutnya. Setiap pertandingan target kami harus ada progres. Dan saya akui tim ini memang ada progres,” tutup Gethuk, sapaan akrabnya. (faw/pra) Jangan Lewatkan! PBFC Memang Kekurangan Eksekutor Penalti Menang Penalti, Arema Juara Grup E Ini Sebab PS TNI Melempem Gagal ke Semifinal, PS TNI Libur Sampai Awal Januari 2016 Ini Rahasia di Balik Peningkatan Permainan Semen Padang Inilah Line Up Arema Cronus vs PBFC #infeed-desktop-cont{ width: 100%; margin: 0 auto; } #infeed-desktop-cont h3{ color: #3D3D3D; text-align: center; font-size: 20px; margin-bottom: 10px; } Rekomendasi Pilihan

Sumber: Bola.net